Sawah Pencerahan Agung Afgani

Lahan Menggapai Kebebasan Berpikir

Ku Masih Menunggu Pagi

Ku masih menunggu pagi
Saat engkau menyapaku

Ku masih menunggu pagi
Saat engkau tersenyum padaku

Ku masih menunggu pagi
Saat engkau melambai padaku

Ku masih menunggu pagi
Saat engkau tebarkan wangimu untukku

Ku masih menunggu pagi
Saat engkau tegakkan imajinasi liar bagiku

Dan ku kan tetap menunggu pagi
Meski engkau menapak berbalik dariku

Dan ku kan tetap menunggu pagi
Meski engkau tak mau lagi menatapku

Dan ku kan tetap menunggu pagi
Meski engkau telah pergi dengan selainku

Dan ku kan tetap menunggu pagi
Meski engkau tak pernah dalam pelukanku

Semoga nanti kumelangkah ke dalam surga bersamamu
Dan kita kan duduk berdua di peraduan
Sembari menunggu pagi
Semoga, dalam nama Tuhan pencipta ruh dan cintaku…

(Untuk seseorang yang hanya dalam bayangan. Seseorang yang tak pernah kukenal langsung. Seseorang yang tak pernah kumerasakan halus tangannya. Seseorang yang aku hanya mampu menatap wajah indahnya. Seseorang yang hanya menempati ruang imajinasiku. Tak pernah dalam pelukku. Tapi ia tetap menjadi idola hatiku sepanjang waktu. Sampai jumpa lagi di taman Tuhan, Gadisku…)

Yogyakarta, 7 Mei 2009

Iklan

Mei 8, 2009 - Posted by | Terapan Hati

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: