Sawah Pencerahan Agung Afgani

Lahan Menggapai Kebebasan Berpikir

Kamu Tidak Mengerti Hatiku…

Kala angkasa tengah membiru

Saat dunia terasa telah sempit

Kulihat kembali raut wajahmu

Putih melambai di antara hamparan pasir Parangtritis

 

Semua seperti di nirwana

Menghalau sepi yang meliputi hati

Memacu kembali rindu

Menghijau bagai lereng Merapi nan gagah

 

Harum tubuhmu membuatku serasa terbang

Entah melayang sensasi sempurna

Indah segala di anganku

Bagai asa yang menerpa lagi

 

Tahukah engkau aku memperhatikanmu?

Tahukah engkau aku berpikir tentangmu?

Tahukah engkau adalah potret masa depanku?

Tahukah bahwa engkau adalah cita-citaku?

 

Engkau tidak tahu itu

Engkau takkan tahu

Dan mungkin engkau tidak mau tahu

Atau mungkin saja engkau telah tahu

 

Semua itu tertutup oleh sesuatu

Seperti tanah merah yang melapisi bebatuan

Dan aku hanya ingin tahu satu

Bahwa aku sayang padamu

Meski aku tak bisa lagi menggapaimu

 

(Untuk seseorang yang selalu menginspirasi. Aku tidak ingin merusak semua yang telah terbangun. Tapi aku juga tidak bisa memungkiri hatiku. Aku sudah berusaha memupus semuanya. Tapi itu mustahil seperti menghapus air di samudera raya.)

  Yogyakarta, 2 November 2008

Agung Afgani Yosi

Iklan

November 27, 2008 - Posted by | Terapan Hati

1 Komentar »

  1. koq lagi mello gung, he2…
    meski ni puisi dah lama banget kamu buat, he2 lagi

    Komentar oleh ibnu | Januari 28, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: