Sawah Pencerahan Agung Afgani

Lahan Menggapai Kebebasan Berpikir

Kebebasan Berkeyakinan Itu Mutlak Adanya. Namun…

Pagi ini saya kembali dikejutkan oleh berita tertembaknya pimpinan kelompok ‘aliran sesat’ Madi di Palu. Pikiran saya melayang kembali ke masa dua setengah tahun yang lalu. Bagaimana kelompok ini bertindak anarkis dengan meresahkan warga sekitar. Polisi yang berniat meredakannya pun terlibat pertikaian hingga jatuh korban jiwa 3 polisi. Kepolisian pun berduka. Bendera setengah tiang dikibarkan di halaman Mapolda Sulteng. Dan pimpinan kelompok ini akhirnya ditembak polisi karena melawan saat akan ditangkap setelah buron sekian lama.

Kawan… Hati ini sangat resah. Bagaimanapun menurut saya, kelompok ini patut mendapat kebebasan untuk menjalankan kepercayaannya karena itu merupakan hak dasar setiap manusia. Namun jika pada aplikasinya justru menimbulkan keonaran bagi lingkungan sekitarnya, itu lain hal. Hal itu sudah termasuk perbuatan kriminal. Dan negara patut campur tangan dalam hal ini.

Perlu kita garis bawahi pula, bahwa yang menjadi fokus polisi bertindak adalah tindak kriminalitas kelompok tersebut. Bukan kepercayaannya! Jangan biarkan masyarakat salah mengerti dalam hal ini. Seharusnya ketika seseorang semakin taat dengan Tuhan (atau apapun namanya), maka semakin pula seseorang itu toleran. Karena ayat-ayat Tuhan sudah jelas tentang hal ini. Kita diciptakan berkelompok-kelompok untuk saling kenal dan hormat, bukan untuk yang sebaliknya. Dan seharusnya kelompok Madi itu paham tentang hal ini, tapi ternyata tidak. Sayang sekali! Seharusnya mereka toleran dan bermanfaat bagi rakyat di sekitarnya, bukan meresahkannya.

Semoga kejadian ini tidaklah menjadi parameter untuk sebuah kelompok menindas kelompok yang lain. Sehingga nantinya kita akan menikmati sebuah kebebasan berkeyakinan yang diikuti rasa tanggung jawab. Insya Allah…

Wallahualam bishawab….

-Agung Afgani-

Iklan

April 6, 2008 - Posted by | Tulisan-tulisan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: